8.Nilai Intrinsik

Nilai intrinsik adalah selisih harga antara harga kesepakatan saham yang akan dijual/dibeli (strike price) dengan harga saham (sebelum kontrak option dibuat atau sesudah kontrak option dibuat)

Rumus
Nilai intrinsik option CALL =
Harga Saham - Strike Price
Nilai intrisik option PUT =
Strike Price - Harga Saham

Catatan:
Ingat bahwa untuk option CALL harga saham harus lebih besar dari harga strike karena pembeli membeli option CALL oleh sebab ia memperkirakan harga saham akan naik.
Untuk option PUT harga saham harus lebih kecil dari harga strike karena pembeli membeli option PUT oleh sebab ia memperkirakan harga saham akan turun.
Option yang memiliki nilai intrinsik positif disebut In The Money (ITM), nilai intrinsik nol disebut At The Money (ATM), nilai intrinsik negatif disebut Out The Money (OTM).
Nilai intrinsik nol dan negatif dianggap tidak memiliki nilai intrinsik kecuali untuk mempermudah penyebutan ATM dan OTM.

Contoh:
Harga saham sebuah perusahaan bakso adalah US$35. Harga strike yang tersedia ialah US$25, US$30, US35, US$40, US$45. Tentukan nilai option yang ITM, ATM, dan OTM dan mana nilai strike (strike price) yang memiliki nilai intrinsik ?

Jawab
Dik:
HS (harga saham)=US$35
s (strike price) = US$25, US$30, US35, US$40, US$45

CALL (HS-s)
US$35-US$25 = US$10 (ITM)
US$35-US$30 = US$5 (ITM)
US$35-US$35 = US$0 (ATM)
US$35-US$40 = US$-5 (OTM)
US$35-US$45 = US$-10 (OTM)
Jadi strike price yang memiliki nilai intrinsik = US$25 & US$30

PUT (s-HS)
US$25-US$35 = US$-10 (OTM)
US$30-US$35 = US$-5 (OTM)
US$35-US$35 = US$0 (ATM)
US$40-US$35 = US$5 (ITM)
US$45-US$35 = US$10 (ITM)
Jadi strike price yang memiliki nilai intrinsik = US$40 & US$45


Kembali Ke Menu