4.Ketentuan Option

  1. Jika Pak Joni memperkirakan bahwa harga saham akan naik maka dia akan membeli kontrak CALL option.
  2. Jika Pak Jonet memperkirakan bahwa harga saham akan turun maka dia akan membeli kontrak PUT option.
  3. Nilai CALL diperoleh dari harga saham sekarang di pasar dikurangi harga strike/harga kontrak.
  4. Nilai PUT diperoleh dari harga strike/harga kontrak dikurangi harga saham sekarang di pasar.
  5. Kontrak CALL akan untung jika nilai saham naik sebaliknya kontrak PUT akan untung jika nilai saham turun.
  6. Pembeli PUT option tidak harus memiliki saham lebih dulu. Jika harga saham turun maka pembeli PUT bisa membeli saham tersebut kemudian menjualnya pada harga kontrak.
  7. Pembeli tidak harus mengexercise option sebelum hari daluarsa, ia bisa membiarkan option tersebut menjadi daluarsa atau ia bisa menjual kembali kepada pembeli option lain sekaligus menutup posisinya dalam transaksi saat itu (pembeli mengambil posisi sebagai penjual PUT atau CALL) .
  8. Premi yang dibayarkan pembeli kepada penjual tetap menjadi milik penjual walau pembeli option mengexercise atau tidak haknya.
  9. Bila harga saham turun sepanjang waktu kontrak option, maka premi option CALL akan turun sebaliknya bila harga saham naik sepanjang waktu kontrak option maka premi option CALL akan naik.
  10. Bila harga saham turun sepanjang waktu kotrak option, maka premi option PUT akan naik sebaliknya bila harga saham naik sepanjang waktu kontrak option maka premi option PUT akan turun.

Kembali Ke Menu