5.Menutup Posisi

Pembeli option CALL dan PUT selain berhak mengexercise (membeli saham) juga berhak menutup posisi. Dengan melakukan penutupan posisi maka pembeli CALL dan PUT merubah posisi sebagai penjual option tentunya untuk mendapatkan keuntungan tanpa perlu memiliki saham.

Pembeli CALL dapat menutup posisi jika harga saham di pasar naik dari harga kontrak yang dibuat. Sebaliknya pembeli PUT dapat menutup posisi jika harga saham di pasar turun dari harga kontrak yang dibuat.

Contoh CALL
Pada tanggal 1 Januari 2050 Nyonya Loni membeli 1 kontrak CALL saham PT.123 seharga US$1,5 dengan strike price US$15. Pada waktu membeli kontrak CALL, harga saham berada pada US$16. Setelah tiga hari harga saham melonjak menjadi US21 dan premi naik menjadi US$3,5. Tentukan berapakah keuntungan Nyonya Loni jika ia mengexercise kontrak CALL dan jika ia menutup posisi pada saat itu?

Jawab
Dik:
HSAw (harga saham awal) = US$16
HSAk (harga saham akhir) = US$21
S (strike price) = US$15
PAw (premi awal) = US$1,5
PAk (premi akhir) = US$3,5

Jika mengexercise:
HSAk-S-PAw = US$21-US$15-US$1,5 = US$4,5
Karna 1 kontrak = 100 saham maka US$4,5 x 100 = US$450

Jika menutup posisi::
PAk-PAw = US$3,5-US$1,5 = US$2
Karna 1 kontrak = 100 saham maka US$2 x 100 = US$200

Pejelasan:
Jika mengexercise berarti Nyonya Loni harus membeli saham tersebut seharga US$15 dan jika ia menjualnya pada harga pasar saat ini US$21 maka ia mendapatkan untung US$6. Kemudian jika dikurangi premi maka keuntungan bersih menjadi US$4,5. Karena 1 kontrak maka US$4,5 dikalikan 100 menjadi US$450.
Jika menutup posisi berarti Nyonya Loni tidak perlu membeli saham tersebut tapi cukup menjual kembali kontrak CALL yang baru dibelinya. Dengan menjual kembali kontrak CALL maka Nyonya Loni akan merubah posisinya sebagai penjual CALL maka Nyonya Loni mendapatkan premi US$3,5 dari pembeli CALL baru sehingga biaya premi yang diterima Nyonya Loni sebesar US$3,5 akan dikurangi dengan premi awal yang dikeluarkannya sewaktu membeli kontrak CALL sebesar US$1,5. Nyonya Loni masih mendapat keuntungan US$2 dan jika dikalikan 100 saham menjadi US$200.

Contoh PUT
Noni memperkirakan dalam waktu beberapa hari ke depan saham PT.ABC yang sekarang berharga US$30 akan menurun drastis sehingga ia memutuskan untuk membeli kontrak PUT seharga US$2 dengan hak menjual saham pada harga US$35. Ternyata dugaan Noni tepat dalam waktu 4 hari saham PT.ABC jatuh mencapai harga US$24 dan harga kontrak PUT menjadi US$7. Berapakah keuntungan Noni jika ia melakukan mengexercise atau jika ia memilih menutup posisi?

Jawab
Dik:
HSAw (harga saham awal) = US$30
HSAk (harga saham akhir) = US$24
S (strike price) = US$35
PAw (premi awal) = US$2
PAk (premi akhir) = US$7

Jika mengexercise:
S-HSAk-PAw = US$35-US$24-US$2 = US$9
Karna 1 kontrak = 100 saham maka US$9 x 100 = US$900

Jika menutup posisi::
PAk-PAw = US$7-US$2 = US$5
Karna 1 kontrak = 100 saham maka US$5 x 100 = US$500

Penjelasan:
Karena PUT akan untung jika harga saham turun maka harga strike saat kontrak harus lebih tinggi dibandingkan harga saham. Noni akan membeli saham pada harga sekarang di pasar yang sedang turun drastis US$24 kemudian ia punya hak menjualnya pada harga strike US$35 sehingga ia akan untung US$11.Untung kemudian dikurangi atas premi yang dibayarnya untuk hak jual saham US$2 sehingga untung sisa US$9. Jika dikalikan 100 saham maka menjadi US$900.
Jika Noni memutuskan untuk menutup posisi saja tanpa perlu membeli saham dulu di pasar dan menjualnya pada harga strike kontrak maka ia dapat menjual kembali kontrak PUT tersebut dengan merubah posisi sebagai penjual PUT dan mendapatkan premi sebagai kewajiban membeli kontrak saham jika di exercise oleh pembeli PUT baru. Sehingga dengan menjadi penjual PUT Noni wajib membeli kontrak saham dari pembeli PUT baru dan memperoleh premi US$7 dan jika dikurangi premi yang sebelumnya Noni bayar saat membeli PUT sebesar US$2 masih ada keuntungan US$5 dari selisihnya.


Kembali Ke Menu